LIPUTAN KHUSUS

Mamahit: I Yayat U Santi, Ajakan Tulus Prabowo bagi Wulan dan Waraney

MANADOLINK – Pekik I Yayat U Santi yang diucapkan Menhan RI, Prabowo Subianto dinilai sebagai ajakan tulus Capres ke 8 Republik Indonesia, dari dalam hati.

“Ketulusan pak Prabowo Subianto sebagai orang yang bertanggung jawab menjaga pertahan negara Indonesia kepada kita semua warga masyarakat Sulawesi Utara,” tegas Mayjen (Pur) Wanty F Mamahit, Ketua Dewan Relawan Prabowo – Gibran Sulut.

Mantan Pangdam XIII Merdeka ini menyebut filosofi Minahasa yang sangat mengandung artian khusus.

Lebih jauh terang mantan Panglima Divisi III Kostrad ini, sejatinya seruan Prabowo tersebut mengandung arti Angkatlah Dan Acung-Acungkanlah Pedang (Mu) Itu, sangat dalam maknanya bagi warga Sulut umumnya, dan Minahasa khususnya. Sebagai putra Kawanua, Teriakan adat yang diucapkan Prabowo Subianto secara tulus meminta masyarakat, Waraney dan Wulan untuk berjuang bersama. “Karena pak Prabowo Subianto sedang berjuang dalam kontestasi presiden, itulah ajakan dari lubuk hati terdalamnya,” papar perwira tinggi TNI AD yang dikenal murah senyum.

Seruan itu juga tambah Mamahit, dalam filosofi itu juga dapat diartikan sebagai suatu komando, perintah tetapi juga untuk membangkitkan gairah, semangat sekaligus untuk mengusir kecemasan, kekuatiran dan ketakutan ketika menghadapi tantangan (musuh. Ungkapan ini diseru-serukan oleh pemimpin-pemimpin masyarakat dalam hal mengajak mereka untuk bersama-sama maju dengan kebulatan tekad melaksanakan apa yang dihasilkan dari perundingan bersama kepada anak-cucu-cecenya.

Ada juga diartikan bahwa pekik I Yayat U Santi itu mengandung juga seruan supaya hendaklah kamu gagah perkasa, maju terus dan pantang mundur.
Cara menyerukan bagi para waraney ialah dengan suara yang nyaring, tegas betul-betul seperti komando, sambil mengangkat dan mengacung-acungkan salah satu tangan dengan kepalan jari-jarinya. Lalu seruan ini disahuti dengan sorakan oleh rekan-rekan waraney atau oleh hadirin dengan jawaban atau sambutan : Uhuuy!! atau Tentu itu!! yang artinya : Setuju, demikianlah halnya!. Apabila kita menggunakan ungkapan dan seruan ini untuk masakini, maka maknanya ialah : Supaya kita melengkapi diri kita dengan segala kearifan, hikmat, ketrampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta kecekatan Itulah santi kita masakini yang harus diacung-acungkan menghadapi segala tantangan yang mengancam kehidupan kita baik fisik maupun non-fisik, dengan segala kebulatan tekad sesudah dimusyawarahkan bersama. Tantangan ini adalah kemiskinan, kemalasan, kebodohan, kelaparan, ketidakadilan, ancaman penjajahan, dan segala sesuatu yang dapat menjadi musuh kehidupan.

Kuncinya, Mamahit mengajak agar masyarakat Sulut dapat bersama Prabowo-Gibran membangun Indonesia tercinta.

Back to top button