
MANADOLINK – Masalah aset Pemkot Manado tampaknya terus bermasalah. Setelah pembongkaran aset di samping Youth Centre kawasan Megamas, kali ini sejumlah aset yang ada di kawasan Pasar Bersehati pun ikut disoal.
Sebelum Pasar Bersehati direnovasi, terdapat sejumlah aset milik pemerintah di dalamnya. Ada aset Dinas pertanian dan perikanan Pemkot Manado, bangunan TPI dan kantor TPI milik Kementerian KKP serta sebuah hanggar yang konon dibangun Disperindag Provinsi Sulut seharga Rp 12 miliar. “Sebagai warga Yang memiliki legal standing mempertanyakan aset pemerintah yang ada di Pasar Bersehati sebelum direnovasi. Saya menduga aset-aset itu dibongkar tanpa prosedur,” tegas aktivis senior anti korupsi Sulut, Boy ‘the smilling man’ Kusoy.
Kecurigaan Kusoy cukup beralasan. Bagaimana tidak, jawaban kontras diberikan pihak Pemkot Manado melalui Kabid Aset BKAD Manado, Mekson Waney.
Saat dihubungi media ini, pejabat BKAD tersebut terkesan enggan memberikan detail jawaban mengenai aset di Pasar Bersehati sebelum direnovasi.
Bahkan Mekson Waney menyebut kalau pihaknya masih membutuhkan waktu mencari aset-aset yang dimaksud. “Aset pemerintah banyak pak, saya cari dulu karena itu semua tercatat dalam sistem,” kata dia. Sebelum mengatakan hal di atas, Mekson sempat berkilah bahwa aset yang berada di Pasar Bersehati sudah dialihkan ke pihak Perumda Pasar.
Namun sayang, hingga berita ini diturunkan aset yang dimaksud tak kunjung disampaikan.
Dengan kondisi ini cukup memberikan dugaan kejanggalan. Atasnya Boy Kusoy bersama beberapa pegiat anti korupsi lainnya bakal merampungkan data dan selanjutnya akan membawa masalah ini agar dapat diperiksa aparat penegak hukum. “Setelah rampung saya akan langsung melaporkanya ke Kejati Sulut,” tutup Kusoy.



