Kiat Calon Bupati Minahasa Andre Sumual Mengubah Wajah Kota Tondano

MANADOLINK— Mendorong perubahan Kota Tondano menjadi salah satu rencana besar dalam benak Andre ‘Opa’ Sumual. Calon Bupati Minahasa yang diusung Partai Gerindra itu punya kiat menjadikan Tondano sebagai kiblat pengembangan teknologi informasi atau IT.
Berangkat dari pengalamannya puluhan tahun berkiprah di ibukota negara, sosok enterpreneur ini mengamati sumber daya dari kalangan milenial dan gen-Z di Tondano dan sekitarnya tak kalah bersaing dengan daerah lain. “Anak-anak muda di Minahasa ada yang berprestasi di bidang e-Sport bahkan prestasinya itu sampai di tingkat Asia, jadi bicara sumber daya pengembangan teknologi ke depan perlu dicapai jangan hanya sebagai atlet e-Sport saja tapi jadi developer game,” cetus Andre pada Manadolink Rabu (17/7/2024). Kedekatan Andre dengan Gibran Rakabuming membuat dia sering mengamati bagaimana calon wakil presiden terpilih itu mengembangkan Solo Techno Park di Jawa Tengah. Di situ Gibran memadukan pengembangan Iptek, kebutuhan pasar dan bisnis dalam sebuah pusat inovasi dan vokasi. Muaranya adalah penguatan daya saing daerah dan bisa mengakselerasi perekonomian. Kiat seperti ini menurut Andre bisa diterapkan di Tondano sebagai akses pengembangan teknologi di Minahasa. Langkahnya semisal bisa dimulai dari membangun co-working space bagi pegiat cyber technology. Setelah wadah tersedia, Andre menyebut pemerintah perlu membarenginya dengan penguatan sumber daya berbentuk edukasi. Saat unsur pengetahuan bagi sumber daya manusia terpenuhi, maka ini akan meberikan keuntungan perekonomian dan ketersediaan lapangan kerja. Di sisi lain, berangkat dari pengalamannya di industri pariwisata, Andre menyebut akan menggenjot sektor tourism di pesisir Danau Tondano. “Sayang ya Danau Tondano itu anugerah Tuhan yang indah tapi kalau kita keliling tak ada hotel di situ, ini persoalan yang perlu dicarikan solusinya,” sebut dia. Figur di balik kesuksesan Festival Bunga Internasional di Tomohon dan Festival Selat Lembeh di Bitung itu menjelaskan lebih lanjut, seharusnya sektor kepriwisataan Minahasa dan Tondano khususnya bisa menjadi lebih baik saat pemerintah provinsi bisa membuka akses penerbangan langsung yang menghubungkan Sulut dengan sejumlah kota di Asia. “Kita sekarang terhubung dengan Tokyo Jepang, Jeju Korea Selatan, Cina, Singapura dan terakhir Kinabalu di Malaysia, artinya Minahasa harus punya konsep kuat menjual pariwisatanya secara global,” kata Andre. Sehingga ketika industri kepariwisataan makin terpacu, imbasnya juga pada perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)