Gubernur Yulius Selvanus Diminta Sikapi Kontaminasi Bakteri Tinja Manusia pada Air PDAM
Belum ada langkah konkret dari pemerintah kota

MANADOLINK – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Diminta secepatnya menyikapi serius temuan terpaparnya bakteri tinja manusia (E-Coli) pada air yang diproduksi PDAM Manado dengan jumlah penduduk yang terlayani di triwulan 3 tahun 2025 yakni 104.549 atau 22,76 persen jumlah penduduk Kota Manado.
“Saatnya gubernur Yulius Selvanus menyikapi serius masalah air yang diuji terpapar bakteri E-COLI yang berasal dari kotoran manusia,” tegas Iwan Aloisius Moniaga kepada media ini saat bincang santai di warung kopi bilangan Pasar Segar, siang tadi.
Menurut dia, masalah air bersih merupakan hal krusial bagi masyarakat. Dimana air adalah sumber hidup warga. “Otomatis merupakan domain pemerintah dalam hal pemeliharaannya, baik secara kuantitatif dan kualitatif,” papar mantan akademisi ini.
Lebih lanjut, pinta aktivis anti rasuah Sulawesi Utara ini, langkah gubernur sudah sangat diperlukan dikarenakan belum adanya tindakan konkret Walikota Manado Andrei Angouw selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Wanua Wenang PDAM Manado terkait masalah tersebut. “Saatnya gubernur sebagai wakil pemerintah pusat mengambil langkah konkret menangani permasalahan air di Kota Manado,” tegasnya.
Sesuai data yang ada dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, hasil uji Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado yang dilaksanakan tanggal 31 Oktober 2025 pada 13 IPA PDAM dengan 8 titik sampel ditemukan pada parameter tertentu melebihi kadar maksimum, yakni kekeruhan, E-Coli dan Total Coliform. ***



