MANADO

Pemeliharaan Proyek Rehabilitasi Tanggul Pemecah Ombak tahap dua Youth Centre Segera Berakhir

MANADOLINKWaktu enam (6) bulan masa pemeliharaan proyek rehabilitasi tanggul pemecah ombak tahap dua (Youth Centre) segera berakhir.

Praktis terhitung sejak bulan Desember 2023 hingga bulan Juni 2024 proyek yang menghabiskan anggaran Rp 14, 6 miliar dapat melalui mekanisme pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. “Setelah selesai masa pemeliharaan, aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan yang masuk,” ujar Hendra Lumempouw, Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Manado.

Saat ini jelas Lumempouw, proyek tersebut sedang diproses aparat penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut. “Dugaan inprosedural pembongkaran aset daerah dalam lokasi proyek rehabilitasi tanggul pemecah ombak sedang ditangani penyidik pidana khusus Kejati Sulut,” ungkap Lumempouw.

Berakhirnya masa pemeliharaan proyek Dinas PUPR Kota Manado itu, membuka peluang pengusutan kegiatan fisik proyek yang ditangani Benny Salindeho, ST selaku Pejabat Pembuat Komitmen.

Lumempouw mengaku jika pihaknya sedang menyiapkan sejumlah bukti adanya dugaan penyimpangan proyek tersebut yang nantinya akan dilaporkan. Hanya saja, lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dipimpinnya bakal berkoordinasi dengan LSM lain yang telah terlebih dahulu mengekspos masalah ini. “Kami dengar sudah ada LSM yang melaporkan pengerjaan proyek ini. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi untuk memaksimalkan laporan nantinya,” tegas Lumempouw.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati Sulut telah memulai pengusutan pelanggaran pembongkaran atau penghilangan aset milik daerah berupa bangunan permanen yang dibangun tahun 2016 silam dengan menggunakan anggaran DAK berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta bangunan hanggar yang menggunakan anggaran Dinas Perindag dalam APBD Kota Manado. Bahkan sedikitnya 10 pejabat Pemerintah Kota Manado telah diperiksa dan dimintai keterangannya. (****)

Related Articles

Back to top button