OMM Elus RSD2 Pimpin Manado

MANADOLINK – Salah satu paguyuban pemuda yang berada di Kota Manado, Orang Muda Manado diketuai Rolando Sepang serta Sekretaris, Ceizar Kembuan menandaskan jika Kota Manado membutuhkan sosok pemimpin seperti Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo (RSD2).
Alasan kuat perkumpulan ini mengelus RSD2 adalah visi sebagai kaum muda yang memiliki intelektual serta kemampuan lobi yang mumpuni. “Mbak Sara (RSD-red) memiliki visi yang bagus serta intelektual tinggi. Dan yang pasti kreativitas orang muda membuatnya paripuna sebagai pemimpin kota,” kata Sepang yang dikenal sebagai pengusaha muda di Kota Manado.
Selain kemampuan di atas, RSD2 dinilai memiliki keunggulan lobi di tingkat nasional dan internasional. “Kami pikir latar belakang pengusaha dan politisi muda yang dimiliki mbak Sara bakal menjadi modal bagus untuk kita masyarakat Manado untuk kemajuan dan kesejahteraan warga,” tambah Kembuan yang juga seorang entertainer muda kota Tinutuan.
Sedikit tentang RSD2 yang dikutip dari Wikipedia, memiliki nama lengkap Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo diahirkan pada tanggal 27 Januari 1986.
Tokoh muda ini dikenal luas sebagai seorang aktivis, politikus, aktris, presenter Indonesia. Ia adalah anggota DPR RI dari Partai Gerindra dari tahun 2014 hingga 2019.[Selama menjadi anggota legislatif, ia memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak-anak serta melawan perdagangan manusia.
Di usia 12 tahun, setelah lulus dari SD Tarakanita II, Sara melanjutkan sekolah ke Singapura, di UWCSEA (United World College of South East Asia). Namun, ia tak lama di sana, hanya beberapa bulan, karena pindah ke Swiss untuk bergabung dengan ayah, ibu, dan adiknya yang telah lebih dahulu berada ke sana. Ayahnya diutus oleh negara sebagai Duta Besar Istimewa untuk Eropa bagian Utara dan Timur.
Ia tidak melanjutkan di kelas 7, namun diizinkan untuk langsung naik ke kelas 8 setibanya di College du Leman, Geneva, Swiss. Di situlah ia menjalani pendidikan hingga lulus SMA. Selama SMA, dia masih aktif dengan kegiatan ekstrakurikulernya, menjadi bagian dari tim sepak bola Junior Varsity bahkan timnya berhasil memenangkan piala dan mewakili propinsinya di tingkat nasional.
Lulus SMA, ia diterima di Universitas Virginia dengan Early Decision di mana ia melanjutkan pembelajaran dengan fokus di Drama dan Peradaban Kuno (Yunani dan Roma). (*)



