Tololiu dan Beslar Pegang Komando, Widyastuti Ganti Wagiyo

MANADOLINK – Dua putra terbaik Sulawesi Utara, Dr. Reinhard Tololiu, SH, MH dan Edwin Ignatius Beslar, SH, MH resmi dilantik sebagai Kajari Tomohon dan Kajari Kepulauan Talaud, di Aula Sam Ratulangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Andi Muhammad Taufik. S.H., M.H., CGCAE, siang tadi.
Selain kedua putra Sulut itu, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Suwandi, S.H., M.Hum menggantikan Dr. Transiswara Adhi, S.H., M.Hum, yang dimutasi sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung di Bandar Lampung;
Sementara Fenny Widyastuti, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Manado menggantikan Wagiyo, S.H., M.H., yang dimutasi sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Surabaya.
Saptono, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Kotamobagu menggantikan Elwin Agustian Khahar, S.H., M.H. yang dipromosi sebagai Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura.
Edwin Ignatius Beslar, S.H., M.H, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud menggantikan Yanuar Utomo, S.H., M.H. yang dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Gresik di Gresik.
Dr. Reinhard Tololiu, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon menggantikan Alfonsius Gebhard Loe Mau, S.H., M.H, yang dipromosi sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur di Kupang.
Krisna Pramono, S.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bitung menggantikan Dr. Yadyn, S.H., M.H yang dipromosi sebagai Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung di Jakarta.
Agus Tri Hartono, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara menggantikan Oktafian Syah Effendi, S.H., M.H yang dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur di Martapura.
Novriansyah, S.H. dan Ali Toatubun, S.H. sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menekankan bahwa perubahan ini adalah bagian dari upaya penyegaran sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk menggerakkan kehidupan organisasi dan meningkatkan semangat kerja, sehingga berdampak positif pada kualitas pelaksanaan tugas.Kajati Sulut mengingatkan bahwa setiap pejabat harus mampu menerjemahkan harapan masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal. Ia juga menegaskan pentingnya mengedepankan kualitas dalam penegakan hukum secara humanis, bukan sekadar mengejar kuantitas.Selain itu, seluruh jajaran diimbau untuk menghindari gaya hidup hedonis dan tetap hidup sederhana sesuai kemampuan. Kajati turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta mendorong istri para pejabat untuk aktif dalam organisasi IAD dan mendukung tugas suami sesuai ketentuan yang berlaku.Turut hadir dalam Asisten Pembinaan Agita Tri Moertjahjanto, SH., M.H, Asisten Intelijen Dr. Marthen Tandi, S.H., M.H., Asisten Pidana Umum, Mohamad Farid Rumdana, SH., MH., Asisten Tindak Pidana Khusus Hartono, SH., MH., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. Frenkie Son, S.H., M.M., M.H., Asisten Tindak Pidana Militer Kol. Freddie A. Tamara, S.H. Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulawesi Utara Ny. Maemunah Andi Muhammad Taufik serta Pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), serta para Kasi, Kasubbag dan Pemeriksa pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. (***)


